Pengertian Sistem Pembelajaran Mind Map

Pembelajaran Mind map adalah pembelajaran dengan teknis grafis untuk mengeksplorasi seluruh kemampuan otak kita untuk keperluan berpikir dan belajar. Sistem pembelajaran Mind Map dapat digunakan dengan membuat suatu kata kunci dasar yang dihubungkan dengan kata kunci lain yang berkaitan. Kemudian dihubungkan dengan anak panah di mana setiap kata kunci dapat berupa gambar, kata, angka atau warna.

Pengertian Mind Map

Buzan (2010: 4) menyatakan bahwa Mind Map adalah cara mencatat yang kreatif, efektif, dan secara harfiah akan “memetakan” pikiran-pikitan kita. Mind Map juga merupakan peta rute yang hebat bagi ingatan, memungkinkan siswa menyusun fakta dan pikiran sedemikian rupa sehingga cara kerja alami otak dilibatkan sejak awal. Ini berarti mengingat informasi akan lebih mudah dan lebih bisa diandalkan daripada menggunakan teknik pencatatan tradisional.

Sedangkan pengertian Mind Map menurut Yunsirno (2010: 123) adalah sebuah teknik grafik yang menyediakan suatu kunci global untuk membuka seluruh potensi otak manusia sehingga dapat menggunakan kemampuan yang ada di kedua belah otak seperti gambar, kata, angka, logika, ritme, dan warna dalam suatu cara unik. Hal ini diungkap pula oleh Windura (2010: xiv) bahwa Mind Map adalah satu sistem how to learn yang paling penting dan harus didapatkan paling pertama oleh anak jika mau menggunakan otaknya secara efektif dan efisien dalam belajar.

Pembelajaran Mind Map

Pembelajaran Mind Map merupakan suatu sistem pembelajaran dengan teknis grafis untuk mengeksplorasi seluruh kemampuan otak kita untuk keperluan berpikir dan belajar. Dengan demikian, sistem pembelajaran Mind Map dapat dibuat dengan membuat suatu kata kunci dasar yang dihubungkan dengan kata kunci lain yang berkaitan. Kemudian dihubungkan dengan anak panah di mana setiap kata kunci dapat berupa gambar, kata, angka atau warna.

Mind Map adalah alternatif pemikiran keseluruhan otak terhadap pemikiran linear. Dengan Mind Map dapat menggapai ke segala arah dan menangkap berbagai pikiran dari segala sudut. Mind Map juga merupakan peta rute yang hebat bagi ingatan, memungkinkan anak menyusun fakta dan pikiran sedemikian rupa sehingga cara kerja alami otak dilibatkan sejak awal. Ini berarti informasi akan lebih mudah dan lebih bisa diandalkan daripada menggunakan teknik pencatatan tradisional.

Menurut Windura (2010: 7) menyebutkan bahwa perlakuan yang salah terhadap otak akan menyebabkan gangguan-gangguan dalam belajar atau bekerja. Pada anak akan timbul masalah yang bermacam-macam, namun sudah kita kenali polanya selama ini, antara lain:

  1. Tidak bisa konsentrasi
  2. Tidak paham apa yang dipelajarinya
  3. Mudah lupa apa yang sudah diingat sebelumnya
  4. Otak merasa “penuh” sehingga tidak bisa belajar lebih banyak lagi

Untuk itu Mind Map hadir sebagai pembelajaran lebih menarik perhatian anak-anak untuk membacanya. Karena Mind Map yang terdiri dari berbagai unsur warna, gambar dan garis, merupakan stimulus yang menarik perhatian anak untuk melihatnya. Gambar dan warna dalam Mind Map, selain untuk menarik perhatian, gambar juga berfungsi sebagai objek bantu berpikir yang nyata.

Contoh Gambar Pembelajaran Mind Map

Pembelajaran Mind Map

Dari contoh gambar Mind Map tersebut di atas, terlihat unsur otak kiri dan otak kanan dilibatkan sekaligus dan bersama-sama.

OTAK KIRIOTAK KANAN
TulisanWarna
Urutan penulisanGambar
Hubungan antarkataDimensi (tata ruang)

Dari informasi di atas terlihat jelas bahwa Mind Map sudah melibatkan secara aktif kedua belah otak kita. Dengan demikian, Mind Map dapat mengatasi permasalahan-permasalahan belajar yang telah disebutkan sebelumnya yang pada dasarnya adalah bersumber dari tidak adanya penggunaan kedua belah otak secara sinergis (Windura, 2010: 17).

Leave a Reply