Langkah-langkah Pembelajaran dengan Model Pembelajaran Mind Map

Dalam Model pembelajaran Mind Map akan lebih baik pada saat melakukan kaji ulang. Mind Map yang telah dibuat siswa harus dijadikan pegangan utama, sedangkan fungsi catatan atau buku cetak pelajaran hanya sebagai pelengkap saja. Menurut Windura (2010: 64) perlu diketahui bahwa Mind Map sudah merupakan pancaran pikiran anak, sedangkan catatan atau buku cetak pelajaran merupakan pancaran pikiran guru atau si pengarang buku.

Berikut ini merupakan contoh pembelajaran materi gempa bumi dengan model pembelajaran Mind Map (Windura, 2010: 64-65).

model pembelajaran mind map

Model Pembelajaran Mind Map

Langkah-langkah kaji ulang dalam Model pembelajaran Mind Map adalah sebagai berikut:

  1. Ambil Mind Map “Gempa Bumi” yang sudah dibuat oleh anak.
  2. Dengan melihat Mind Map -nya, cobalah untuk me-recall satu per satu informasi yang berkaitan dengan tiap kata kunci.
  3. Lakukanlah langkah poin 2 di atas untuk setiap kata kunci.
  4. Bila ada informasi sekitar kata kunci yang lupa, anak boleh melihat kembali ke buku catatan atau buku cetak pelajarannya.
  5. Bila sudah bisa menjabarkan nya semua, mulailah dengan mengingatnya tanpa melihat Mind Map -nya. Sebagai contoh, anak bisa menyebutkan: (a)Dimulai dengan “tiga penyebab terjadinya gempa bumi”; (b)Lalu menjabarkan “gempa bumi oleh aktivitas gunung berapi”; (c)Kemudian menjabarkan “gempa bumi oleh aktivitas kerak bumi”; (d)Lalu menjabarkan “gempa bumi oleh runtuhan tanah”;
  6. Jika langkah poin 5 sudah selesai, anak diwajibkan untuk dapat menjawab soal-soal latihan atau pertanyaan-pertanyaan dari buku catatan atau buku cetak nya untuk mengetahui efektivitas belajar nya.

Setiap langkah kaji ulang di atas harus ditempuh secara urut dan tidak boleh ada yang terlewat. Mind Map menunjukkan suatu pengelompokan informasi yang sangat jelas. Kata kunci dalam sebuah Mind Map tersusun menurut suatu hierarki atau tingkat kepentingan tertentu. Kata-kata yang letaknya semakin dekat dengan pusat Mind Map akan semakin tinggi nilai informasinya. Dalam pembelajaran gempa bumi seperti contoh Mind Map gempa bumi tersebut anak akan mudah mengingat dan memahami informasi tentang penyebab terjadinya gempa bumi sehingga aktivitas belajar semakin efektif.

Cara membuat Mind Map

Mind Map adalah sistem penyimpanan, penarikan data, dan akses yang luar biasa untuk perpustakaan raksasa, yang sebenarnya ada di dalam otak kita yang menakjubkan (Buzan, 2010: 12). Mind Map membantu anak belajar, menyusun, dan menyimpan sebanyak mungkin informasi yang anak inginkan dan mengelompokkan nya dengan cara alami, memberi anak akses yang mudah  dan langsung (ingatan yang sempurna) kepada apapun yang diinginkan. Dengan adanya keterlibatan kedua belahan otak kiri dan kanan maka akan memudahkan seseorang untuk mengatur dan mengingat segala bentuk informasi, baik secara tertulis maupun secara verbal. Adanya kombinasi warna, simbol, bentuk dan sebagainya memudahkan otak dalam menyerap informasi yang diterima oleh anak dalam proses pembelajaran.

Suasana menyenangkan yang diperoleh siswa ketika berada di ruang kelas pada saat proses belajar akan mempengaruhi penciptaan Mind Map. Menurut Buzan (2010: 14) bahan-bahan untuk membuat Mind Map adalah:

  • Kertas kosong tak bergaris
  • Pena dan pensil warna
  • Otak
  • Imajinasi

Langkah-langkah membuat Mind Map

Mind Map dapat bekerja dengan baik karena ia menggunakan kedua pemain utama dari ingatan yaitu imajinasi dan asosiasi (Buzan, 2010: 19). Adapun langkah-langkah dalam membuat Mind Map menurut Buzan (2010: 15) yaitu sebagai berikut:

  1. Mulailah dari tengah kertas kosong yang sisi panjangnya diletakkan mendatar.
  2. Gunakan gambar atau foto untuk ide sentral
  3. Gunakan berbagai warna
  4. Hubungkan cabang-cabang utama ke gambar pusat dan hubungkan cabang-cabang tingkat dua dan tiga ke tingkat satu dan dua, dan seterusnya.
  5. Buatlah garis hubung yang melengkung
  6. Gunakan satu kata kunci untuk setiap garis
  7. Gunakan gambar

Sejalan dengan hal ini, Windura (2010: 70-71) mempunyai pendapat yang menyatakan bahwa langkah-langkah dalam membuat Mind Map yaitu:

  1. Baca keseluruhan materi satu per satu atau dua kali terlebih dahulu.
  2. Pilihlah ide utama materi dan buatlah pusat Mind Map berupa central image. Sebagai contoh materi tentang kerajaan Tarumanegara dan gambar utama di tengak adalah mahkota dengan tulisan Tarumanegara di atasnya
  3. Untuk alinea pertama, buat dua cabang utama yang dinamakan “umum” untuk mengumpulkan informasi-inormasi umum mengenai Kerajaan Tarumanegara.
  4. Satu cabang utama “Pekerjaan” digunakan untuk menuliskan informasi-informasi mengenai mata pencaharian penduduk kerajaan tersebut.
  5. Cabang terakhir “Prasasti” adalah untuk menuliskan peninggalan-peninggalan kerajaan tersebut yang berupa prasasti-prasasti.
  6. Di bawah ini adalah hasil akhir Mind Map
Contoh Gambar Mind Map Tarumanegara
Contoh Gambar Mind Map Tarumanegara

 

Leave a Reply